
Pegiat Desa Wisata Puncak Bogor
BERITA BOGOR – Dampak Pandemi Corona virus desease (Covid-19) saat ini mempengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat, termasuk sektor pariwisata maupun tersendatnya program pemberdayaan masyarakat desa wisata yang telah berjalan.
Ketua Asosiasi Desa Wisata Kabupaten Bogor, Denni Ammar, mengungkapkan dampak Pandemi Covid-19 saat ini cukup berdampak bagi Desa Wisata. “Sejak awal pandemi corona virus ini belum banyak yang bisa dilakukan terhadap desa wisata terdampak, selain berharap wabah Covid-19 segera berakhir,” ungkapnya, Rabu (29/04/2020)
Akan tetapi, kata Denni Ammar, kami telah mempersiapkan rencana yang akan memberikan peluang bagi dunia usaha dan pemberdayaan desa – desa wisata, setelah Pandemi Covid-19 dapat diakhiri.
Menurutnya, kerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor serta para akademisi akan melakukan bebenah dalam rangka menguatkan kembali Program Sadar Wisata ditengah – tengah masyarakat maupun wisatawan. “Kita berharap untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menyediakan ruang isolasi dan penyuluh kesehatan, menjaga kebersihan toilet dan tempat cuci tangan dilengkapi sabun,” imbuhnya.
Dirinya berharap hal tersebut dapat disosialisasikan ke seluruh desa wisata. “Dengan harapan disaat Pandemi Covid-19 berakhir, sudah siap kembali menerima kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal,” harapnya.
Terpisah, Eman Sulaeman selaku Ketua Desa Wisata Kopo, menuturkan adanya Pandemi Covid-19 ini, hampir semua kalangan masyarakat merasa panik, tidak bisa keluar rumah beraktifitas dan bekerja. “Begitupun yang kerja dipulangkan. untuk desa wisita cukup terdampak, karena tidak adanya wisatawan yang berkunjung. Masyarakat yang punya lahan kebun, hanya berusaha memanfaatkan hasil kebun yang bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari,” tuturnya.
Dirinya mengakui, keberadaan Desa Wisata Kopo yang terletak di Cidokom Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, tetap optimis dalam mengusung konsep kampung kerajinan dengan konsep pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam membuat kerajinan tangan. “seperti, merangkai bunga kayu, layang – layang ukuran besar, boneka ajaib dan kerajinan lainnya. Juga menyediakan homestay bagi pengunjung yang menginap di desa wisata yang terdapat hamparan sawah dan latar belakang Gunung Gede. (goy)

Kerajinan Desa Wisata Puncak Bogor