BOGOR – Perum Bulog Cabang Bogor memastikan peternak di Kabupaten Bogor dapat memperoleh jagung pakan dengan harga terjangkau melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung yang dijalankan pemerintah.
Pemimpin Cabang Perum Bulog Bogor, Dadan Irawan, mengatakan jagung pakan disalurkan kepada peternak dengan harga Rp5.000 per kilogram sesuai ketetapan pemerintah. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan baku pakan sekaligus membantu menekan biaya produksi peternakan rakyat.
“Bulog berkomitmen penuh memastikan jagung tersedia dan dapat diakses oleh para peternak dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp5.000 per kilogram. Kami terus mengoptimalkan seluruh jaringan distribusi agar manfaat program ini benar-benar dirasakan peternak,” kata Dadan di Bogor, Kamis (8/10/2026).
Menurutnya, upaya menjaga stabilitas jagung tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha peternak yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dadan menjelaskan, berdasarkan data per 7 Oktober 2026, realisasi penyaluran SPHP Jagung Tahap I Tahun 2026 telah mencapai 100 persen dari total alokasi nasional sebanyak 594.000 ton. Capaian tersebut menunjukkan komitmen Bulog dalam mempercepat distribusi agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para peternak.
Di Kabupaten Bogor, program SPHP Jagung telah menjangkau tiga koperasi dan asosiasi peternak yang menaungi tujuh peternak di sejumlah wilayah. Penyaluran dilakukan melalui koperasi dan asosiasi peternak sebagai mitra distribusi untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan mampu memenuhi kebutuhan peternak secara berkelanjutan.
Selain menyalurkan jagung pakan, Bulog juga menjalankan penugasan pemerintah dalam menyerap jagung hasil produksi petani dalam negeri. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasokan dan stabilitas harga jagung di tingkat nasional.
Menurut Dadan, sinergi antara penyerapan hasil panen petani dan distribusi jagung pakan kepada peternak menjadi langkah strategis dalam memperkuat rantai pasok komoditas jagung, sekaligus memberikan manfaat bagi kedua sektor.
“Program ini diharapkan dapat memperluas akses peternak mikro terhadap bahan baku pakan dengan harga terjangkau, sehingga membantu meringankan biaya produksi dan menjaga keberlangsungan usaha peternakan rakyat,” ujarnya.
Melalui program SPHP Jagung, Bulog berharap stabilitas harga dan pasokan jagung dapat terus terjaga, sehingga mendukung produktivitas peternak sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.



